Thibaut Courtois From Zero To Hero , Antarkan Madrid Rajai Piala Super Spanyol

Thibaut Courtois

Thibaut Courtois
Thibaut Courtois Mengantarkan Madrid Juara Piala Super Spanyol

Thibaut Courtois harus berjuang selama 12 bulan pertamanya di Santiago Bernabeu, namun dalam beberapa pekan terakhir mampu menjadi penyelamat untuk  Los Blancos.

Thibaut Courtois Di awal musim justru memiliki tanda tanya besar menggantung di atas kiper Real Madrid tersebyut , yang bahkan sempat digantikan posisi nya oleh pemain cadangan Alphonse Areola di awal musim.  Tetapi sekarang, pemain internasional Belgia teresebut memiliki peran fundamental dari kebangkitan Madrid dan lebih dari siapa pun sang goalkeeper pantas mengangkat Piala Super Spanyol pada hari Minggu tadi malam.
Penyelamatan Courtois yang luar biasa melawan Atletico dalam pertandingan semalam dimulai sejak sang keeper mampu mempertahankan skor menjadi 0-0 hingga 120 menit sebelum ia kemudian menepis tendangan Thomas Partey dari titik penalti ketika Real menang 4-1 dalam drama adu penalti di Jeddah.

Ini merupakan pertemuan final ke lima bagi ke dua tim, dan hasil pertandingan kembali harus ditentukan lewat adu penalty dimana sebelumnya Los Blancos juga mampu mengalahkan Atletico Madrid di partai puncak Liga Champions dengan Cristiano Ronaldo mengakhiri perlawanan adu penalty dan mengantarkan Los Blancos menjadi juara saat itu.

Dua kiper masing-masing tim, Courtois dan Jan Oblak dari Atletico mampu menunjukan penampilan yang apik semalam. Untuk Oblak hal ini telah menjadi ciri khasnya selama berseragam Los Rojiblancos, tetapi bagi Courtois ini adalah momen pembuktian untuk mengembalikan kepercayaan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

Ketika Madrid bermain di Wanda Metropolitano, Courtois diejek tanpa ampun oleh para penggemar Atletico, bahkan mengejek sang keeper dengan memberikan tikus sampah. Tikus-tikus mainan juga sempat dilemparkan kepadanya di derby Madrid pada bulan Februari, dengan kemenangan ini dan peran vital di dalamnya menjadi buah yang manis bagi penjaga gawang Internasional Belgia ini.

Sama seperti Courtois yang mampu menghidupkan kembali kariernya, Madrid juga membalikkan keadaan. Dari sebelumnya sebuat “bencana” musim lalu dan mampu mengangkat trophy musim ini – terlepas dari kritik yang diterima kompetisi ini, meskipun kenyataannya mereka tidak memenangkan La Liga atau Piala Spanyol tahun lalu.

Courtois juga melakukan apa yang dia sukai. Madrid hanya kebobolan 12 gol dalam 19 pertandingan la liga musmim ini, capaian terbaik sejak musim 1987-88. Courtois sekarang telah menorehkan 12 clean sheet dari 23 pertandingan di semua kompetisi.

Thibaut Courtois
Aksi Penyelamatan Courtois Menggagalkan Penalty Thomas Partey

Madrid mampu menaungi permainan tetapi Atletico justru memiliki peluang terbaik, tendangan Joao Felix yang masih melebar hampir saja membawa keunggaulan bagi Los Rojiblancos. Setelah pertandingan harus diakhir dengan skor kacamata hingga 2 x 45 menit, pertandingan dilanjutkan hingga babak extra time. Real Madrid dipaksa harus kehilangan Valverde yang diganjar kartu merah setelah tekel nya menggagalkan peluang Morata yang seharusnya mampu merubah hasil akhir pertandingan.
Pertandingan dilanjutkan hingga adu penalty, semua pemain Madrid mampu menjaringkan gol dimana hanya ada 1 pemain Atletico yang mampu menjaringkan lewat sepakan Kieran Trippier. Courtois mampu menggagalkan sepakan Thomas Partey sehingga Ramos mampu menutup perlawanan Atletico di Final Super Spanyol.

Dengan penampilan sang goalkeeper yang makin ciamik, Real Madrid berharap hal ini merupakan kebangkitan bagi mereka di musim ini yang masih memiliki asa di kompetisi domestik dan juga di Eropa.

Situs Taruhan Sportsbook Gbet8Indonesia bagikan freebet 20 ribu untuk anggota baru dengan daftar akun gunakan data valid.

source : goal

Leave a Reply